News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Benteng Karawang Bergerak! JABIS Turun Gunung, Serangan ke KDM Dibalas Total!”

Benteng Karawang Bergerak! JABIS Turun Gunung, Serangan ke KDM Dibalas Total!”


KARAWANG | KILATBERITA | Konflik hukum besar di Karawang memasuki babak baru yang jauh lebih panas. Setelah Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), resmi dilaporkan ke KPK oleh Presidium KAMI Karawang, Jabar Istimewa (Jabis) Karawang langsung mengumumkan sikap paling keras: mereka akan pasang badan total untuk melindungi KDM dari segala serangan hukum.

Ketua Jabis Karawang, Asep Agustian SH., MH. (Askun), menegaskan pihaknya tidak akan memberikan sedikit pun celah bagi upaya kriminalisasi atau pembunuhan karakter terhadap KDM.

“Tidak ada satu inci pun ruang untuk menjatuhkan KDM. Jabis Karawang berdiri di garis depan. Kami bela sampai titik darah penghabisan,” tegas Askun di kantornya, Rabu (3/12/2025).

Laporan KAMI ke KPK Jadi Titik Ledak Konflik

Sebelumnya, Presidium KAMI Karawang, H. Elyasa Budianto SH., MH., melayangkan laporan ke KPK atas dugaan Tipikor proyek normalisasi serta tuduhan abuse of power pada pembongkaran bangunan liar di Karawang Barat.

Namun bagi Jabis Karawang, laporan itu tidak serta-merta akan menjadi ancaman tanpa perlawanan. Askun menilai KPK akan bekerja objektif, termasuk menguji status tanah dan legalitas kebijakan KDM dalam proyek penataan kawasan.

“KPK pasti akan uji fakta. Apa tanah itu benar hak milik atau tanah negara? Apa benar KDM bertindak sepihak? Faktanya, sudah ada MoU dengan PJT II, Jasa Marga, dan BBWS,” tegasnya.

12 Advokat, 4 Tim Tempur, Semua Bergerak

Mengacu pada SK Tim Hukum Jabar Istimewa Nomor 012/YTHJI/KPTS/V/2025, Jabis Karawang menurunkan 12 advokat yang dibagi ke dalam empat tim tempur.

Tim yang paling sering terlihat mendampingi KDM berisi:

  • Syarifudin SH., MH. (Koordinator Lapangan)

  • Ujang Suhana SH

  • Pontas Hutahaen SH

  • Iwan Kurniawan SH., MH

Pembagian ini dilakukan agar penanganan perkara berjalan fokus, cepat, dan terarah—karena beban perkara yang ditangani Jabis Karawang bukan hanya satu dua, tetapi puluhan.

Askun Ungkap Alasan Tidak Muncul di Lapangan

Walau dikenal vokal dan berpengaruh, Askun jarang terlihat mendampingi langsung KDM. Ia menegaskan bahwa itu adalah strategi, bukan jarak.

“Saya belum pernah bertemu KDM. Saya mau beri ruang buat teman-teman saya yang saya percaya. Mereka yang tampil, saya yang mengamankan dari belakang,” ungkapnya.

Askun memilih peran sebagai pengendali strategi, analis hukum, dan penentu langkah besar, sementara tim lapangan bergerak eksekusi.

Jabis Siapkan Serangan Balik: 20 Pengacara untuk Hadapi Elyasa

Ketegangan semakin meningkat setelah Elyasa juga melaporkan Kades Wadas, H. Junaedi, ke Polres Karawang atas tuduhan penyerobotan lahan dalam proyek normalisasi Pemprov Jabar.

Jabis Karawang membalas dengan langkah ekstrem: menyiapkan 20 pengacara untuk melaporkan balik Elyasa.

“Kalau sudah saling lapor, ya biar APH yang uji siapa salah, siapa benar. Kami siap,” tandas Askun.

Karawang Jadi Medan Duel Hukum Terbesar Akhir Tahun

Dengan dua kubu advokat saling serang, saling lapor, dan saling membuka bukti, Karawang dipastikan akan menjadi arena pertarungan hukum paling panas menjelang akhir tahun. Jabis Karawang telah mengunci posisi: KDM tidak akan dibiarkan berjuang sendirian, dan setiap langkah hukum lawan akan dibalas dengan kekuatan lebih besar.

Pertarungan hukum yang kini berlangsung bukan sekadar soal laporan dan bantahan. Ini tentang benturan dua kekuatan yang sama-sama mengklaim membela kepentingan publik. Di satu sisi, KAMI bersikukuh melihat kejanggalan; di sisi lain Jabis Karawang melihat upaya menjegal kebijakan pembangunan. Siapa yang benar? Siapa yang tersandung? Jawabannya kini berada di meja aparat penegak hukum. Satu hal pasti: Karawang sedang menjadi panggung duel yang tidak akan berhenti hanya dengan satu laporan.

TIMELINE PERTARUNGAN HUKUM JABIS – KAMI

1. Oktober–November 2025 KDM melakukan penataan kawasan Karawang Barat, termasuk pembongkaran bangunan liar yang mengganggu pembangunan normalisasi dan akses jalan.

2. Akhir November 2025 Presidium KAMI Karawang mulai menyusun laporan ke KPK terkait dugaan Tipikor proyek normalisasi dan dugaan abuse of power.

3. 2 Desember 2025 KAMI Karawang, melalui Elyasa Budianto SH., MH., resmi melaporkan KDM ke KPK.

4. 3 Desember 2025 (Siang) Jabis Karawang, lewat ketua Asep Agustian, mengumumkan akan membela KDM habis-habisan dan mengerahkan 12 advokat dalam 4 tim.

5. 3 Desember 2025 (Sore) Jabis Karawang menyiapkan counter attack—20 pengacara disiapkan untuk melaporkan balik Elyasa terkait laporan terhadap Kades Wadas.

6. Awal Desember 2025 Kedua kubu sama-sama menunggu langkah lanjutan KPK dan Polres Karawang. Situasi memanas, Karawang berubah menjadi arena duel besar dua kubu advokat.

🔥 PERTARUNGAN HUKUM MEMANAS! Jabis Karawang resmi pasang badan untuk KDM. Asep Agustian: “Tidak ada satu inci pun ruang untuk menjatuhkan KDM. Kami bela sampai titik darah terakhir!”

KAMI melaporkan KDM ke KPK. Jabis balas dengan menurunkan 12 advokat + menyiapkan 20 pengacara untuk serangan balik.

Pertarungan hukum pecah di Karawang! Jabis Karawang kerahkan seluruh pasukan hukum membela KDM setelah dilaporkan ke KPK. 20 pengacara disiapkan untuk melaporkan balik pihak pelapor. Karawang memanas — duel hukum terbesar akhir tahun dimulai!


Team

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.