News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sosialisasi JKN Drg. Putih Sari Diwarnai Arogansi Tim Panitia: Wartawan Dipermalukan, Profesi Pers Dilecehkan Secara Terbuka

Sosialisasi JKN Drg. Putih Sari Diwarnai Arogansi Tim Panitia: Wartawan Dipermalukan, Profesi Pers Dilecehkan Secara Terbuka


KARAWANG | KILATBERITA | Kegiatan sosialisasi JKN yang menghadirkan anggota DPR RI Fraksi Gerindra, drg. Putih Sari, di Desa Anggadita berubah menjadi panggung arogansi dan pelecehan terhadap wartawan.
Alih-alih menjadi forum edukasi untuk masyarakat, acara justru dipenuhi sikap semena-mena dari tim panitia drg. Putih Sari yang mempermalukan insan pers di depan publik.

Wartawan yang hadir untuk menjalankan tugas jurnalistik diperlakukan seolah tidak punya harga diri. Panitia bertindak kasar, mengabaikan, bahkan menunjukkan sikap menolak kehadiran media. Lebih memalukan lagi, panitia memberikan Rp10.000 sebagai “uang transport” — nilai yang secara terang-terangan dianggap pelecehan terhadap profesi pers.

“Ini penghinaan. Wartawan bukan pengemis. Kami datang bekerja, bukan untuk dipermainkan harga dirinya,” tegas salah satu jurnalis dengan nada geram.

Tindakan arogan tersebut sontak memicu kemarahan awak media.
Sikap tim panitia yang meremehkan pers bukan hanya mencoreng acara, tetapi juga merusak citra drg. Putih Sari sebagai anggota DPR RI. Publik menilai, bila tim panitia saja sudah berani melecehkan media secara terbuka, maka ada persoalan serius dalam cara kerja dan manajemen kegiatan.

Di lapangan, wartawan juga menemukan kekacauan lain:
– Undangan tidak jelas
– Data peserta amburadul
– Peserta tidak terkoordinasi
– Pengelolaan acara terkesan asal-asalan

Situasi ini semakin memperkuat dugaan bahwa sosialisasi dikelola tanpa standar profesional, bahkan jauh dari layak untuk membawa nama lembaga legislatif.

Kini, insan pers menuntut klarifikasi langsung dari drg. Putih Sari dan sanksi keras terhadap oknum tim panitia yang arogan dan melecehkan wartawan.
Karena jika sebuah kegiatan sosialisasi saja dipenuhi penghinaan terhadap pers, bagaimana publik bisa percaya terhadap kualitas pelayanan dan komitmen wakil rakyatnya?


Teddy

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.