Kapolres Karawang Tegaskan Kesiapan Total: 785 Personel Disiagakan, Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Karawang, Kilatberita.web.id – Kapolres Karawang, Fiki N. Ardiansyah, menegaskan seluruh jajaran dalam kondisi siaga penuh menghadapi puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi hari ini. Kesiapan ini ditopang dengan penggelaran 785 personel di 22 titik strategis, meliputi pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan.
Ratusan personel tersebut difokuskan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik krusial yang rawan kepadatan. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna menekan potensi kemacetan, khususnya di jalur utama arus balik menuju Jakarta.
Berdasarkan data pemantauan di ruas Tol Jakarta-Cikampek pada H+2 Lebaran, 23 Maret 2026, tercatat sebanyak 106.699 kendaraan mengarah ke DKI Jakarta.
Lonjakan signifikan terjadi sejak pagi hari, dengan peningkatan 47 persen pada pukul 06.00–09.00 (8.091 kendaraan), disusul kenaikan 53 persen pada pukul 09.00–12.00 (12.394 kendaraan).
Puncak arus terpantau pada sore hingga malam hari, yakni pukul 18.00–21.00 dengan 20.275 kendaraan. Volume tetap tinggi hingga larut malam, dengan 17.142 kendaraan tercatat melintas pada pukul 21.00–24.00.
Sementara itu, pada 24 Maret 2026 hingga pagi hari, tercatat 49.021 kendaraan telah melintas menuju Jakarta. Pergerakan arus menunjukkan fluktuasi, dengan 18.275 kendaraan pada pukul 00.00–03.00 (naik 7 persen), kemudian turun menjadi 13.531 kendaraan pada pukul 03.00–06.00 (turun 26 persen), dan kembali meningkat pada pukul 06.00–09.00 menjadi 17.215 kendaraan (naik 27 persen).
Untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Karawang menyiagakan tim urai kemacetan mobile sebanyak 35 personel bermotor yang siap bergerak cepat ke lokasi titik hambatan.
Selain itu, skema rekayasa lalu lintas juga disiapkan, termasuk pengalihan arus kendaraan menuju Tol Cipularang melalui Sadang dan keluar di gerbang tol Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, guna mengurangi beban di jalur utama.
Mengantisipasi dampak penerapan sistem one way, terutama potensi limpahan kendaraan ke jalur arteri, penguatan pengaturan juga dilakukan di Simpang Jomin sebagai titik krusial pertemuan arus kendaraan. Rekayasa lalu lintas di lokasi tersebut difokuskan untuk menjaga kelancaran arus, baik dari kendaraan keluar tol maupun yang melintas di jalur arteri.
Kapolres memastikan seluruh personel disiagakan secara maksimal di lapangan dengan prioritas pengaturan berbasis situasi real-time. Masyarakat yang mengalami kendala selama perjalanan di wilayah hukum
Polres Karawang menghimbau segera menghubungi layanan kepolisian melalui call center 110 yang dapat diakses secara gratis.
Teddyjoe