News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kongres II GMPI Jadi Titik Balik, Lima Tahun Bertahan Kini Saatnya Naik Kelas

Kongres II GMPI Jadi Titik Balik, Lima Tahun Bertahan Kini Saatnya Naik Kelas


KARAWANG | KILATBERITA.WEB.ID | Gerakan Masyarakat Peduli Indonesia (GMPI) menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan dan lompatan organisasi melalui Kongres II yang digelar di Blitz Hotel, Kabupaten Karawang, Rabu (12/8/2026).


Kongres II tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama lima tahun sekaligus menentukan arah GMPI menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Momentum ini tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi titik penting untuk mengukur sejauh mana organisasi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Mengusung semangat “Lima Tahun Bertahan, Kini Saatnya Naik Kelas”, GMPI mendorong perubahan dari sekadar mempertahankan eksistensi menuju organisasi yang lebih solid, profesional, kritis, dan memiliki daya tawar dalam mengawal kepentingan masyarakat.


Ketua Umum GMPI H.M. Dewa Sena menyampaikan bahwa perjalanan lima tahun bukanlah waktu yang singkat. Berbagai dinamika dan tantangan telah menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi.
“Alhamdulillah, selama lima tahun GMPI mampu menjaga eksistensi organisasi.

Namun, bertahan saja tidak cukup. Ke depan harus ada peningkatan kualitas, penguatan struktur, dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, Kongres II harus menghasilkan keputusan yang tidak berhenti pada dokumen organisasi. Setiap rekomendasi dan program kerja diharapkan mampu diterjemahkan menjadi langkah nyata, terutama dalam bidang sosial, pendidikan, pemberdayaan masyarakat serta pengawasan terhadap kebijakan publik.

Dalam forum kongres, peserta membahas sejumlah agenda penting, mulai dari laporan pertanggungjawaban kepengurusan, evaluasi perjalanan organisasi, penyempurnaan program kerja hingga penentuan kepengurusan untuk periode berikutnya.

Kongres juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat soliditas seluruh jajaran GMPI. Organisasi dituntut tidak hanya memiliki struktur yang kuat di atas kertas, tetapi juga mampu bergerak cepat membaca persoalan masyarakat dan mengambil sikap secara terukur.

Di sisi lain, rangkaian Anniversary ke-5 GMPI yang berlangsung di kawasan Karangpawitan turut berjalan aman dan kondusif. 

Dua agenda tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan lima tahun GMPI sekaligus penegasan bahwa organisasi memasuki fase baru dengan target yang lebih besar.

GMPI menyadari bahwa tantangan organisasi masyarakat ke depan semakin berat. Karena itu, penguatan sumber daya manusia, disiplin organisasi, transparansi, kaderisasi serta kemampuan membangun jejaring menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

Kongres II akhirnya menjadi momentum untuk menegaskan satu pesan: GMPI tidak boleh berhenti pada kebanggaan atas perjalanan lima tahun, tetapi harus mampu membuktikan eksistensinya melalui kerja nyata.

Dengan kepengurusan dan program kerja yang lebih terarah, GMPI diharapkan mampu menjadi organisasi yang semakin kritis, konstruktif dan responsif dalam mengawal kepentingan masyarakat serta turut memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Lima tahun adalah catatan perjalanan. Kongres II adalah titik evaluasi. Dan langkah berikutnya harus menjadi pembuktian.


Teddyjoe

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.