PEDULI AKSES PETANI, WARGA RELA KERAS TENAGA DAN KELUARKAN BIAYA PRIBADI UNTUK MENGERASKAN JALAN DEMI KEPENTINGAN MASYARAKAT
KARAWANG | KILATBERITA.WEB.ID — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan seorang warga yang berprofesi sebagai petani. Berbekal niat membantu masyarakat, ia rela turun tangan mengeraskan jalan yang selama ini menjadi akses warga, khususnya para petani, agar lebih mudah dilalui.
Bukan karena memiliki jabatan atau kekuasaan, melainkan berangkat dari kepedulian melihat masyarakat yang harus bersusah payah ketika melintasi jalan tersebut. Kondisi itu mendorongnya untuk melakukan pengerasan jalan secara mandiri demi kepentingan bersama.
Dalam keterangannya, ia mengaku hanya seorang petani biasa yang ingin melihat masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih baik.
"Saya ini masyarakat biasa, hanya seorang petani. Saya merasa prihatin melihat orang yang harus bersusah payah melewati jalan ini. Makanya, saya berinisiatif melakukan pengerasan supaya masyarakat lebih mudah melintas," ungkapnya.
Ia berharap langkah sederhana yang dilakukannya dapat membuka perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur jalan bagi masyarakat, terutama para petani yang membutuhkan akses memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, akses jalan yang layak bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan penting bagi masyarakat. Jalan yang sulit dilalui dapat menyulitkan mobilitas warga, termasuk ketika menjalankan kegiatan pertanian.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya sudah ada pembicaraan dengan pihak pemerintah kelurahan terkait rencana pembangunan jalan. Bahkan, ia mengaku siap membantu apabila rencana tersebut benar-benar direalisasikan.
"Kalau memang jalan ini mau dibangun, saya siap membantu. Kalau nanti sudah ada rencana dan kejelasannya, saya juga ingin jalan ini bisa diperbaiki dengan baik, bahkan kalau memungkinkan dilakukan pengecoran," tuturnya.
BERHARAP PEMERINTAH TURUN TANGAN
Kepedulian warga tersebut menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong masih tumbuh di tengah masyarakat. Namun, upaya swadaya warga tentu memiliki keterbatasan, terlebih jika menyangkut pembangunan infrastruktur yang membutuhkan anggaran dan penanganan teknis memadai.
Karena itu, ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut. Jangan sampai masyarakat harus terus mengandalkan kemampuan sendiri untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur yang seharusnya menjadi perhatian bersama.
Kini, harapan masyarakat tertuju pada tindak lanjut pemerintah setempat agar rencana perbaikan jalan tidak berhenti sebatas pembicaraan.
Semangat warga sudah ditunjukkan melalui aksi nyata. Selanjutnya, masyarakat berharap pemerintah hadir memberikan solusi agar akses jalan yang layak dapat dinikmati bersama, khususnya oleh para petani yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.
Catatan redaksi: Nama warga, lokasi jalan, nama desa atau kelurahan, serta keterangan resmi pemerintah setempat belum dicantumkan karena belum tersedia dalam bahan yang diberikan.
Teddyjoe