News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dorong Link and Match Global, SMKN 1 Karawang Teken MoU Vokasi dengan Perusahaan China

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dorong Link and Match Global, SMKN 1 Karawang Teken MoU Vokasi dengan Perusahaan China


KARAWANG | KILATBERITA — Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat arah pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan industri global. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke SMKN 1 Karawang, sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pendidikan vokasi dengan perusahaan asal Tiongkok, PT EBL, pada Rabu (28/1/2026).

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Pemprov Jabar dalam mendorong transformasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada kompetensi kerja yang relevan dengan standar industri internasional.

Kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan PT EBL difokuskan pada pengembangan pendidikan vokasi berbasis kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri (DUDI), termasuk peningkatan keterampilan teknis, pemanfaatan teknologi industri, serta penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja global.

Gubernur Dedi Mulyadi menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor—antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri—merupakan kunci utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pendidikan vokasi tidak boleh tertinggal dari perkembangan industri. Kerja sama dengan perusahaan internasional adalah langkah strategis agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang diakui dan siap bersaing di tingkat global,” tegas Dedi.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat bersama perwakilan manajemen PT EBL, disaksikan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jawa Barat Riesye Silvana, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rosma Dewi, serta para kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Karawang dan sekitarnya.

Kehadiran lintas instansi ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan industri.

Melalui kerja sama ini, siswa SMKN 1 Karawang dan SMK lain di Jawa Barat diharapkan memperoleh tidak hanya pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pengalaman praktis, transfer teknologi, serta pemahaman budaya dan standar kerja industri internasional.

Pemprov Jawa Barat menilai kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK, memperluas peluang kerja, sekaligus memperkuat posisi tenaga kerja Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.


(TeddyK/Red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.