News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kemenag Karawang Kembali Melaksanakan Pemotongan Hewan Kurban yang berlokasi di Karangligar.

Kemenag Karawang Kembali Melaksanakan Pemotongan Hewan Kurban yang berlokasi di Karangligar.


KARAWANG | KILATBERITA.WEB.ID | Di tengah hiruk-pikuk seremoni Idul Adha yang saban tahun dipenuhi pencitraan para pejabat, langkah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, H. Sopian, kembali menyerahkan sapi kurban ke wilayah langganan banjir Karangligar justru memunculkan pertanyaan lebih besar: kenapa warga di kawasan terdampak banjir tahunan itu masih harus menunggu momentum kurban untuk merasakan perhatian pemerintah?

Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, H. Sopian menyalurkan satu ekor sapi kurban langsung kepada warga Dusun Pangasinan RT 01/01 Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat melalui DKM Al-Hikmah (Az-Zahra), Selasa (26/5/2026) sore menjelang malam takbiran.

Wilayah Karangligar sendiri bukan nama baru dalam daftar kawasan rawan banjir di Karawang. Setiap musim hujan, warga di sana nyaris selalu menjadi korban genangan, kerusakan harta benda, hingga terganggunya aktivitas ekonomi dan pendidikan. Namun ironisnya, persoalan tahunan itu seolah belum pernah benar-benar tuntas.

“Kenapa kami memilih berbagi sapi kurban di sini, karena titik ini bagian dari area langganan banjir di Karangligar. Kami ingin mereka ikut menikmati daging kurban,” ujar H. Sopian.

Pernyataan tersebut seakan menjadi sindiran halus terhadap masih minimnya perhatian konkret terhadap masyarakat di wilayah terdampak bencana tahunan tersebut. Sebab di tengah besarnya anggaran pembangunan daerah, warga Karangligar masih berkutat dengan persoalan klasik yang terus berulang.
Tak hanya satu ekor sapi di Karangligar, H. Sopian bersama jajaran Kemenag Karawang juga menyalurkan empat ekor sapi dan tujuh ekor domba lainnya ke sejumlah masjid, pondok pesantren, dan yayasan di wilayah Karawang.

Warga setempat mengaku bersyukur atas kepedulian tersebut. Salah seorang warga, Raskad Iskandar, menyebut perhatian dari Kemenag Karawang menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini merasa berada di “pinggiran perhatian”.

“Alhamdulillah sudah dua kali berturut-turut ada perhatian dari Pak Haji Sopian dari Kantor Kemenag Karawang untuk kami ber-Hari Raya Idul Adha dan ikut menikmati daging kurban sebagaimana yang lainnya,” ungkapnya.

Namun yang menarik, baru pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Karawang turut menyalurkan sapi kurban ke lokasi yang sama melalui DKM Al-Hikmah (Az-Zahra). Sapi tersebut diserahkan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melalui Sekda Asep Aang Rahmatullah di area Gedung Galeri Pemkab Karawang pada malam yang sama.

Muncul pertanyaan publik, apakah perhatian Pemkab Karawang terhadap Karangligar mulai tumbuh setelah langkah sosial Kemenag lebih dulu mendapat simpati masyarakat? Ataukah ini hanya momentum tahunan yang kembali hilang setelah gema takbir usai?

Di balik pembagian hewan kurban, warga Karangligar sejatinya tidak hanya membutuhkan daging sesaat. Mereka membutuhkan solusi permanen atas banjir yang bertahun-tahun menghantui kehidupan mereka.

Idul Adha semestinya tidak berhenti pada seremoni berbagi, melainkan menjadi momentum lahirnya keberpihakan nyata terhadap masyarakat kecil yang selama ini hidup di tengah ancaman banjir dan ketidakpastian.


Teddyjoe

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.