News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Proyek Penggantian Jembatan Kalenkapal Citarik Senilai Rp9,2 Miliar Jadi Sorotan, Publik Minta Pekerjaan Tak Sekadar Formalitas

Proyek Penggantian Jembatan Kalenkapal Citarik Senilai Rp9,2 Miliar Jadi Sorotan, Publik Minta Pekerjaan Tak Sekadar Formalitas


KARAWANG | KILATBERITA.WEB.ID |  Proyek penggantian Jembatan Kalenkapal Citarik di Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, kembali menjadi perhatian publik. Dengan nilai pekerjaan mencapai Rp9.201.585.927 bersumber dari APBD Karawang Tahun Anggaran 2026, proyek ini semestinya menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas dan keselamatan infrastruktur masyarakat.

Namun di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan, masyarakat menaruh harapan besar agar pengerjaan proyek tersebut benar-benar dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Jangan sampai proyek bernilai miliaran rupiah ini hanya menjadi formalitas administrasi di atas kertas, sementara hasil di lapangan jauh dari harapan publik.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut merupakan penggantian Jembatan Kalenkapal Citarik dengan ukuran panjang 40 meter dan lebar 6 meter. Proyek ini tercatat memiliki nomor kontrak 027.2/07/JLN/2026 dengan tanggal 25 Mei 2026, serta masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.

Pelaksana pekerjaan tercatat adalah CV Aspirasi Luhur, beralamat di Dusun Wadas RT 002 RW 002 Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Adapun proyek ini berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Masyarakat berharap proyek tersebut tidak hanya mengutamakan penyelesaian fisik semata, tetapi juga memperhatikan mutu pekerjaan, ketepatan waktu, dan keselamatan pengguna jalan. Sebab, jembatan merupakan salah satu infrastruktur vital yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan warga sehari-hari, mulai dari mobilitas ekonomi, akses pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian dan perdagangan.

Sorotan publik terhadap proyek ini menjadi wajar, mengingat setiap rupiah dana APBD berasal dari uang rakyat. Karena itu, transparansi dan pengawasan ketat menjadi hal mutlak agar proyek tidak menyisakan persoalan di kemudian hari. Publik berhak mengetahui sejauh mana kualitas pekerjaan, progres di lapangan, serta kesesuaian antara anggaran, perencanaan, dan hasil akhir pembangunan.

Di sisi lain, pemerintah daerah melalui instansi teknis juga dituntut untuk memastikan bahwa setiap tahap pekerjaan berjalan sesuai aturan. Proyek infrastruktur dengan nilai besar seperti ini tidak boleh dikerjakan asal jadi, apalagi jika nantinya menimbulkan persoalan teknis yang justru merugikan masyarakat.

Warga sekitar pun berharap kehadiran proyek penggantian jembatan ini benar-benar membawa manfaat nyata. Jembatan yang kuat, aman, dan berkualitas akan menjadi penopang penting bagi aktivitas warga di wilayah Tirtamulya dan sekitarnya. Sebaliknya, jika pengerjaan dilakukan tanpa pengawasan ketat, maka yang dirugikan bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat luas sebagai pengguna utama.

Dengan nilai fantastis mencapai lebih dari sembilan miliar rupiah, proyek penggantian Jembatan Kalenkapal Citarik kini berada dalam perhatian publik. Masyarakat menanti hasil nyata, bukan janji. Yang dibutuhkan bukan sekadar papan proyek yang rapi terpampang di lokasi, melainkan bukti bahwa anggaran besar benar-benar diwujudkan menjadi infrastruktur yang berkualitas, aman, dan tahan lama.


Teddy

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.