Perumdam Tirta Tarum Setor Dividen Rp9,49 Miliar ke Pemkab Karawang, Bukti BUMD Mulai Produktif atau Tantangan Baru?
KARAWANG | KILATBERITA.WEB.ID | Perumdam Tirta Tarum Karawang kembali menunjukkan kontribusinya terhadap keuangan daerah. Perusahaan umum daerah pengelola layanan air minum tersebut tercatat menyetorkan dividen sebesar Rp9,49 miliar ke kas Pemerintah Kabupaten Karawang.
Setoran tersebut menjadi sinyal positif bagi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sekaligus menegaskan bahwa perusahaan daerah tidak hanya dituntut memberikan pelayanan publik, tetapi juga harus mampu dikelola secara sehat dan menghasilkan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Capaian itu mencuat dalam agenda Rapat Tahunan dan pengesahan laporan keuangan serta evaluasi kinerja, yang menjadi momentum untuk melihat sejauh mana pengelolaan Perumdam Tirta Tarum berjalan selama periode sebelumnya.
Rp9,49 Miliar Bukan Sekadar Angka
Dividen Rp9,49 miliar tentu bukan angka kecil. Di tengah tuntutan peningkatan pendapatan daerah dan kebutuhan pembiayaan pembangunan, kontribusi BUMD seperti Perumdam Tirta Tarum memiliki arti strategis.
Namun, capaian tersebut semestinya tidak berhenti pada seremoni penyerahan dividen.
Pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah peningkatan kinerja keuangan tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan air kepada masyarakat?
Sebab, Perumdam Tirta Tarum memiliki dua tanggung jawab sekaligus: sehat secara bisnis dan kuat dalam pelayanan publik.
Keuntungan perusahaan harus menjadi energi untuk memperluas cakupan layanan, memperbaiki jaringan, menekan kebocoran air, meningkatkan kualitas air, sekaligus mempercepat penanganan pengaduan pelanggan.
Efisiensi dan Digitalisasi Jadi Kunci
Manajemen Perumdam Tirta Tarum menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah pembenahan, mulai dari efisiensi operasional, pengendalian biaya produksi dan distribusi, optimalisasi sumber daya air, hingga peningkatan manajemen pelayanan pelanggan.
Digitalisasi pelayanan juga terus didorong untuk menciptakan sistem yang lebih cepat, mudah dan terukur.
Di sisi infrastruktur, perusahaan melakukan pengembangan jaringan distribusi, perluasan sambungan rumah, peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA), serta peremajaan jaringan pipa yang dinilai sudah tidak optimal.
Langkah tersebut menjadi penting karena salah satu tantangan perusahaan air minum bukan hanya meningkatkan jumlah pelanggan, tetapi juga memastikan air benar-benar sampai kepada pelanggan dengan kualitas dan tekanan yang layak.
Bupati: Dividen Harus Kembali ke Masyarakat
Bupati Karawang Aep Saepulloh memberikan apresiasi terhadap capaian Perumdam Tirta Tarum. Menurutnya, kontribusi dividen tersebut menunjukkan bahwa BUMD Karawang mampu memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Namun, di balik apresiasi tersebut terdapat pekerjaan rumah yang tidak kalah penting.
Dividen yang masuk ke kas daerah harus benar-benar memberikan efek berantai kepada masyarakat.
Artinya, kontribusi tersebut idealnya dapat mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, serta berbagai program prioritas yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara langsung.
Jangan sampai keberhasilan sebuah BUMD hanya diukur dari besarnya setoran dividen, sementara masyarakat masih menghadapi persoalan pelayanan.
~ BUMD Harus Untung, Tetapi Pelayanan Jangan Terpinggirkan
~ Perumdam Tirta Tarum kini dituntut mempertahankan tren positif tersebut.
Ke depan, ukuran keberhasilan perusahaan bukan hanya berapa rupiah yang disetorkan kepada Pemkab, tetapi juga seberapa luas masyarakat yang mendapatkan akses air, seberapa cepat gangguan ditangani, seberapa rendah tingkat kebocoran, serta seberapa baik kualitas pelayanan pelanggan.
Dengan kata lain, BUMD yang sehat bukan hanya BUMD yang mampu menghasilkan uang, tetapi BUMD yang mampu mengubah keuntungan menjadi pelayanan publik yang semakin baik.
Setoran dividen Rp9,49 miliar patut diapresiasi. Tetapi apresiasi tersebut sekaligus harus menjadi alarm bagi manajemen agar tidak cepat berpuas diri.
Target berikutnya harus lebih tinggi:
PAD bertambah, perusahaan semakin sehat, jaringan semakin kuat, dan masyarakat semakin puas.
Karena pada akhirnya, uang yang dihasilkan BUMD harus kembali menjadi manfaat bagi rakyat Karawang.
Teddyjoe